Sulitkah menterjemahkan al-quran?
Assalamualaikum
wr.wb
Alquran
adalah sebuah kitab suci utama dalam agama Islam, yang
umat Muslim percaya bahwa kitab ini diturunkan oleh Allah
kepada Nabi Muhammad Kitab ini terbagi ke dalam beberapa bab (surah)
dan setiap surahnya terbagi ke dalam beberapa sajak (ayat).Hampir seluruh ibadah-ibadah wajib menggunakan bacaan al-qur’an,
seperti shalat, dll.
Kebanyakan orang membaca alqur’an, hanya sebatas
membaca saja tampa mengetahui maknanya. Hal
itu disebabkan oleh kekurang tahuan dalam menerjemahkan al-qur’an. Banyak orang
beranggapan bahwa menterjemahkan alqur’an itu sulit, karena banyak yang harus kita
pelajari. Padahal, sebenarnya menterjemahkan al-qur’an itu mudah apabila kita
mengetahui cara-caranya. Hal ini sesuai dengan firman allah dalam Q.S al
qamar[54] ayat 17, 22, 32, dan 40 yang memiliki arti:
“ dan sungguh, telah kami mudahkan al-qur’an untuk peringatan, maka
adakah orang yang ingin mengambil pelajaran?”
Menurut narasumber kami (Ustadz Irwansyah, selaku
narasumber dari Lembaga Pendidikan dan Pengkajian Ilmu Al Qur'an (LPPIQ)
yang didatangkan oleh Prof. Dr. Ali Aziz, M.Ag. selaku dosen
pengampu study al-qur’an untuk memberikan ilmunya kepada seluruh anak-anak
didik Prof. Dr. Ali Aziz, pada tanggal 12 november 2018) berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh LPPIQ, jumlah kosa kata
yang terdapat dalam Al-Qur'an berjumlah tidak lebih dari 110.000, yang mana 79%
nya adalah kosa kata yang diulang ulang.
Juz 1 dalam Al Qur'an terdiri dari 2 surah, yaitu surah Al
Fatihah sebagai pembuka dan dilanjutkan dengan surah Al Baqarah yang merupakan
surat terpanjang dalam Al Qur'an. Dalam juz pertama ini terdapat 3.640 kosa
kata dan 2.520 diantaranya adalah kosa kata yang diulang. Dari sini dapat
diasumsikan, bahwasannya jika kita belajar menerjemahkan Al Qur'an, maka kita
harus mulai dari jus 1, karena 80% kosa kata dalam Al-Qur'an terdapat di juz
pertama ini dan 20% lain nya ada di surah surah berikutnya.
Jadi ada 2 point agar kita dapat menterjemahkan
al-qur’an tampa harus repot-repot mempelajari
nahwu sarraf terlebih dahulu:
1.
lancarkanlah
membaca surah al-baqarah
2.
terjemahkanlah
kosakata-kosakata dalam surah al-baqarah.
Dengan mengetahui makna dalam setiap ayat al-qur’an yang kita baca,
itu akan menambah kekhusukan kita dalam beribadah kepada allah swt.
Seperti dalam artikel Prof. Dr. H.
Moh. Ali Aziz, M.Ag, yang berjudul
Menggeser Gunung, Membelah Laut Dengan Sholat. "ayat ayat dan doa-doa dalam sholat kita harus disertai dengan renungan mendalam sehingga menghasilkan keyakinan dan optimisme yang mantap akan kekuasaan, kasih, keperkasaan Allah untuk menolong kita dalam segala hal. Tidak perlu menangisi takdir masa lalu, dan tidak perlu cemas membangun masa depan. Dengan sentuhan tangan Allah, semua yang sulit menjadi mudah, yang berat terasa ringan, yang menurut perkiraan hanya impian, benar-benar menjadi kenyataan (Dream Comes True), sebab Allah berfirman (Semua Dalam Genggaman Allah)". www.terapishalatbahagia.net.
Menggeser Gunung, Membelah Laut Dengan Sholat. "ayat ayat dan doa-doa dalam sholat kita harus disertai dengan renungan mendalam sehingga menghasilkan keyakinan dan optimisme yang mantap akan kekuasaan, kasih, keperkasaan Allah untuk menolong kita dalam segala hal. Tidak perlu menangisi takdir masa lalu, dan tidak perlu cemas membangun masa depan. Dengan sentuhan tangan Allah, semua yang sulit menjadi mudah, yang berat terasa ringan, yang menurut perkiraan hanya impian, benar-benar menjadi kenyataan (Dream Comes True), sebab Allah berfirman (Semua Dalam Genggaman Allah)". www.terapishalatbahagia.net.
Jadi, masihkah kita beranggapan bahwa menterjemahkan al-qur’an itu
sulit?
Mungkin hanya ini saja yang dapat saya sampaikan , kurang lebihnya
saya mohon maaf semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum wr.wb.

